Arti Sebuah Almamater Jilid 1

Arti sebuah almamater?


Setelah saya resmi dinyatakan lulus dari SMP tercinta saya, yaitu SMPN 1 Jekulo Kudus tidak sepenuhnya saya melupakan semua yang telah terjalin di dalamnya. Sebuah kisah klasik untuk masa depan. Teringat dengan kisah cinta yang terkandung di dalam sekolah yang sederhana di pinggir jalan itu. Kemarin baru saja belum ada sebulan, guru kesayanganku guru favoritku, Bpk. Abdul Madjid meninggal dunia di usianya yang sekitar 59 tahun. Beliau ialah sosok guru seni rupa yang urusan kesiswaan yang humoris dengan segala canda tawanya yang selalu bisa membuat seluruh siswa tertawa. nangihnangihnangih


*********************


Kini aku telah lulus SMP pinggir jalan itu, SMP yang pernah memberiku tumpahan ilmu yang amat banyak, yang telah mengukir otakku menjadi seperti ini. Kisah cinta yang pertama yang pernah aku jalani adalah berawal dari situ. Aku mengenal seorang cewek yang amat sangat cantik yang mampu membuat perasaanku meleleh. Ada yang bilang dia tidak terlalu baik, tapi bagiku dia adalah wanita yang tercantik diantara yang paling cantik. Maaf bila artikel ini tidak ada alur ceritanya. hammernohope


Saat pertama bertemu ialah di GOR saat ada acara pameran pembangunan. Kebetulan aku dan dia dapet jam jaga pas malam minggu. Waktu itu aku gak berfikiran apa-apa. ahh... teman biasa bagiku. Tetapi sepulang dari situ, seperti ada yang kurang yang aku rasakan tanpa kehadiran dirinya. Kenapa aku jadi kangen?

Yang jadi kenangan diantara kita adalah Jagung Bakar dan minuman pepsi.


Ah..gak usah bahas yang itu, mari kita balik ke pokok permasalahan.

Sekolah pinggir jalan itu mampu membuatku jatuh cinta. Sejak pertama aku masuk dan ikut MOS aku mulai merasakan pasti sekolahan ini akan berkenang sekali bagiku.


**********************


Saya mulai dari kelas tujuh, saya teringat saat dulu atap sekolah lantai 2 belum di bangun. Disitu terdapat suatu tempat untuk nongkrong yang terbuat dari tumpukan kayu. Di situ aku biasa menghabiskan waktu luang dengan teman teman baruku. Sampai tukang bangunan yang sering memanggilku "Pak Komandan !" sampai sekarang aku masih ingat kata-katanya. Sampai akhirnya aku naik ke kelas delapan.

Aku masuk di kelas 8C, kelas yang memang sudah aku inginkan. Yang sudah aku ceritakan di atas tadi, aku mulai mengenal cinta yang pertama ialah di kelas 8. Yang paling berkesan buatku adalah saat karyawisata ke Jakarta. Mulai dari kentut temen2 yang amat sangat bau sampai muntahan teman2 ku yang amat jorok semua pernah aku lihat. Dan yang masih sangat aku ingat adalah saat temanku 'Eko' namanya duduk di samping pintu yang tidak ada pagarnya. Saat itu kira-kira sekitar jam 12 malam. Tiba-tiba bus malam yang kami naiki mengerem dengan tajam, hahaha.... si Eko pun terjatuh dengan berputar. Aku tidak bisa berhenti ketawa sampai seluruh teman2 bangun. weee


....

bersambung berikutnya yaa... diamkado

Previous
Next Post »

Komentar Facebook

8 comments

Click here for comments
July 16, 2011 at 7:40 PM ×

wah wahh bahkan mas jadi komandan para tukang tuh :D

Reply
avatar
July 16, 2011 at 7:44 PM ×

hahaha...
komandan apanya, :D

Reply
avatar
Mas uwah
admin
July 17, 2011 at 3:22 PM ×

nunggu sambunganya,, hehehe

Reply
avatar
Kang Epul
admin
July 20, 2011 at 1:32 AM ×

Masa2 SMP merupakan masa yang paling indah, apa lagi kalau dibumbui cinta pertama.....

Reply
avatar
July 20, 2011 at 2:15 PM ×

@mas Uwah: nunggu satu tahun lagi. jajaja

Reply
avatar
July 20, 2011 at 2:16 PM ×

@Kang Epul: wahh..
kayaknya berkesan bngt tuh... :D

Reply
avatar
July 20, 2011 at 6:52 PM ×

banyak kenangan di sana

Reply
avatar
August 1, 2011 at 9:24 PM ×

MAS, link sy kok gk d pasang yah? link anda ane delete :P uda berapa kali ane comment gk d respon. tidor aj :P

Reply
avatar